INTERFEROMETER MACH ZHENDER

Cahaya merupakan salah satu gelombang elektomagnetik yang memiliki cepat rambat diruang hampa sebesar 300.000.000 m/s. salah satu sifat dari cahaya sebagai gelombang elektromagnetik adalah sifat superposisi yaitu bertemunya dua gelombang pada suatu titik yang menghasilkan gelombang gabungan pada titik tersebut. Salah satu cahaya yang digunakan pada praktikum ini adalah sinar laser, karena sinar laser memiliki kelebihan antara lain intensitasnya yang tinggi, monokromatis dan tingkat koherensinya yang tinggi. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk mendeteksi gelombang adalah Interferometer Mach Zhender. Prinsip kerja Interferometer Mach-Zhender didasarkan pada seberkas cahaya yang terbelah menjadi dua berkas yang selanjutnya dipadukan lagi yang hasil perpaduannya dapat ditangkap olch detektor (layar) sebagai interferensi optikal. Hasil percobaan menunjukkan bahwa distribusi intensitas frinji yang berbeda. frinji pertama nilai maksimum 0,856789 dan nilai minimum 0,09578. Dan Frinji ke dua nilai maksimum 0,570347 dan nilai minimum 0,033614. Sedangkan untuk frinji ketiga nilai maksimum 0,893893 dan nilai minimum 0.049959. hal ini disebabkan oleh pengaruh suhu, cahaya lampu lingkungan, set alat yang kurangtepat, keadaan alat yang kurang bagus.

Lengkapnya download disini : INTERFEROMETER MACH ZHENDER

9 Responses to INTERFEROMETER MACH ZHENDER

  1. abu hanan mengatakan:

    alhamdulillah…
    keduluan sama anda karena saya sedang siapkan materi cahaya sbg bagian dari penciptaan alam untuk tema berikutnya.
    Jujur saja,

    anda adalah orang yang bertanggung jawab atas “diculiknya” abu hanan oleh Fisika.

    Sekalian mohon ijin utk menyertakan artikel ini sebagai materi kuliah tambahan jika saya jadi posting si cahaya.
    salam ukhuwah

    • kaisnet mengatakan:

      Ooooo, jangan khawatir saya bertanggung jawab,

      Kang di Al-Qur’an kalau gak salah ada sekitar 800 ayat-ayat kauniyah (alam semesta) lhooo.
      Andai KANG ABU bisa menafsirkan semua lengkap sudah tafsir Al-Qur’an.

      Silahkan kang ABU itu materi saat saya kuliah di ITS dulu bersama istri, tapi saya rasa datanya kurang bagus karena saat ambil data ada peralatan yang rusak.(lensanya agak retak sedikit)

      SALAM UKHUWAH

  2. DMHS mengatakan:

    Assalammualaikum Semuanya🙂 mau nanya nich apa betul kecepatan melebihi cahaya dapat di ukur dengan interferometer khususnya untuk pembuktian aether gitu,thanks Salam Ukhuwah

    • kaisnet mengatakan:

      Waalaikumsalaam

      Saya kira tidak bisa, keberadaan eter akan memberikan perbedaan waktu antara cahaya yang langsung dipantulkan dengan cahaya yang diteruskan. selisih waktu yang tertangkap akan diperlihatkan dalam bentuk perubahan garis pola interferensi. tetapi ternyata pola interferensi tidak berubah alias sama dengan demikian kecepatan cahaya pantul dengan kecepatan cahaya yang diteruskan sama.
      Dengam demikian interferometer saya kira belum bisa mendeteksi kecepatan di atas kecepatan cahaya.

      SALAM UKHUWAH

  3. abu hanan mengatakan:

    hahahaha….
    800 ayat?
    satu ayat aja (langit dan bumi dahulu satu) uda jadi sebab bahwa saya wajib sekolah lagi…apalagi saat baca medan magnetik di gunung kelud (sayangnya saat download,error di koneksi saya jadi cuma baca prolog aja).
    Entahlah kang,saya hanya ikuti “ilham” dan “tangan” untuk menulis.Apalagi desakan istri untuk berbagi informasi seputar ibu-anak (padahal saya gak ada background sains alam.)Kalaupun tulisan ttg hukum pun karena baca2 fiqh lalu membandingkan dengan hukum manusia lalu mengali begitu saja…

    abbr title tuh bwt apa ya?kode html di bawah….
    salam ukhuwah

  4. abu hanan mengatakan:

    assalamualaikum….
    sejak kenal dan “berbicara” dari hati ke hati dengan fisika,saya buka artikel http://isyfatihah.blogspot.com/2010/10/mendekati-isra-miraj.html kemudian terpikir oleh saya (selain perjalanan atau mesin waktu atau teleportasi yang lintas dimensi dalam hal ini jelas lebih dahsyat dibandingkan dengan teleportasi masa nabi Sulaiman as dll) bahwa peristiwa tersebut apa juga bagian dari fisika kuantum?

    sekalian mohon penjelasan tentang apakah itu fisika kuantum?Sungguh,telah pesat sejak terakhir belajar fisika masa kelas 1 SMA kemudian ke ilmu sosial.
    Meninggalkan perhitungan fisika klasik dan ,boleh jadi, menimbulkan rumus2 baru yang tidak patuh pada fisika klasik.

    rruarr biasa….
    salam ukhuwah

    • kaisnet mengatakan:

      Waalaikumsalaam,

      Fisika kuantum lahir setelah fisika mengalami kebuntuan, akibat terjadinya radiasi pada benda hitam yang tidak bisa dijelaskan oleh teori fisika saat itu, bisa dibaca di https://kaisnet.wordpress.com/2011/02/18/pola-dasar-alam-semesta/.
      Kelahiran fisika kuantum yang diawali dengan DUALISME GELOMBANG dimana gelombang memiliki sifat sebagai materi dalam bentuk kuanta (paket-paket gelombang) dan sebaliknya. fisika kuantum lebih menekankan pada partikel yang sangat kecil (zarrah) dan gerakan mendekati kecepatan cahaya yang tidak bisa diselesaikan dengan fisika NEWTONIAN. Prinsip yang digunakan oleh fisika kuantum adalah prinsip ketidaktentuan heisenberg yang mencakup ketidaktentuan posisi dan ketidak tentuan momentum partikel..

      saya kira KANG ABU pernah diskusi dengan saya kok untuk masalah teleportasi masa nabi SULAIMAN.

      Oooooo ya saat itu saya diskusi dengan KANG OSAMA

      SALAM UKHUWAH

  5. Ping-balik: Penciptaan Alam (9) ttg Nabi Sulaiman as « Al Fatihah

  6. windysuryaningrum mengatakan:

    selamat siang, pak.. saya mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri. Saya sedang mengerjakan skripsi mengenai tema yang bapak bahas ini. Bisakah saya menghuungi bapak untuk pertanyaan yang lebih lanjut? mohon bantuannya, pak.. terimakasih, dan mohon direspon:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: