karya terbaik Tuhan

Manusia adalah bagian dari ciptaan Tuhan yang tak terhitung jumlahnya.
Pada saat akan menciptakan manusia Tuhanpun berfirman kepada Malaikat pada saat itu:
” Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah Ku tiupkan roh (ciptaanKu), maka
tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud “
(sebagai penghormatan) (surat Shaad ayat 72)
ayat ini menunjukkan alangkah mulianya manusia sampai sampai malaikat harus menghormat kepada makhluk yang bernama manusia ini. Dalam surat Hijr 28-29-30 Tuhanpun berfirman : “ Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malikat : “sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat yang kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk . Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah menyempurnakan kedalamnya roh (ciptaanKu, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. Maka bersujudlah para malaikat semuanya bersama-sama”.
Alangkah tingginya derajat manusia sebagai makhluk diantara makhluk yang ada sekalipun itu malaikat. Malaikatpun bersujud sebagai tanda penghormatan kepada manusia, (sujud disini tidak berarti menyembah hanya sebagai bentuk penghormatan) Karena tiada yang patut disembah kecuali Tuhan Pencipta alam semesta ini. Tuhan dalam memerintahkan malaikat bersujud bukan tanpa alasan, tidak sembarangan juga tidak ngawor atapun mentang-mentang juga bukan karena pilih kasih melainkan karena Malaikat tidak mampu berkompetisi secara intelektual dengan makhluk yang bernama manusia yang telah Dia ciptakan dari tanah liat itu yang bernama Adam. Dalam surat Al Baqarah ayat 31-32 disebutkan “ Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya . kemudian mengemukakannya kepada malaikat lalu berfirman : “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang beriman. Mereka menjawab : “Maha suci Engkau, tidak tidak ada yang kami ketahui selain dari dari apa yang Engkau ajarkan kepada kami : sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Jika ayat ini dilanjutkan jelaslah bahwa Adam lebih kompetitif dari pada malaikat atas kehendak Allah SWT ;” Allah berfirman : “ Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini : Maka setelah dibiritahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman : “ Bukankah Kukatakan kepadamu, bahawa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan “.

Jelas sudah Malaikat kalah dengan Adam dalam menyebutkan benda-benda yang telah diajarkan Allah SWT.
Maha Besar Allah.
Selain Manusia menang dalam kompetisi menyebutkan benda-benda atas Para Malaikat, manusiapun telah diciptakan oleh Allah dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Allahpun berfirman yang artinya ;”Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.

Baik fisiknya, baik bentuknya, baik segalanya …………………….

Kesempurnaan manusia dalam penciptaanya seakan menjadikan manusia sebagai bio robot mesin yang susunannya begitu rumit, kompleks, rapi terartur dan terencana. Manusia diciptakan dengan jasad dan rohnya beserta alam pikirnya, malaikat dan jin diciptakan dengan roh saja sedangkan tumbuh-tumbuhan diciptakan dengan jasanya saja tanpa roh dan hewan diciptakan dengan jasad dan roh saja. Apabila kita mau meneliti dan memikirkan organ tubuh kita, mempelajari organ tubuh kita, susunan syaraf, sistem peredaran darah, jantung, paru-paru, sistem refleksi , sistem panca indra yang sempurna maka kita akan mengakui, tersimpuh dan tersujud kita kepada Tuhan yang telah menciptakan manusia dengan bentuk yang begitu indah dan sebaik-baiknya bentuk.
Dengan alam pikirnya manusia seakan menjadi pencipta kedua setelah Tuhan, rahasia alam yang begitu gelap seiring dengan perjalanan waktu sedikit demi sedikit tersingkap sehingga manusia mampu mempelajari hukum-hukum alam yang biasa disebut dengan sunatullah, sehingga kehidupan di bumi yang menjadi tempat tinggal manusia menjadi lebih baik. Sekalipun manusia mampu mempelajari hukum-hukum alam tetapi manusia tidak akan mampu merubah hukum alam yang sedang berlangsung dalam kehidupannya di muka bumi ini. Sebagai mana Allah SWT berfirman dalam surat Al-ahzaab yang artinya :”Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah”. Sekalipun manusia itu sempurna, hebat daya pikinya sehingga terjadi kemajuan ilmu dan teknologi yang super canggih tetapi manusia tidak akan bisa menolak yang namanya mati. Semaju apapun ilmu kedokteran tidak akan bisa mencegah maut yang pasti menjemput, semaju apapun ilmu geofisika tidak akan bisa mencegah Tsunami dan gempa bumi hanya tanda-tandanya yang difahami untuk mempersiapkan diri tanpa mampu mencegah akan terjadinya. Jika Allah sudah berkehendak manusiapun tidak bisa apa-apa karena dibalik kesempurnaanya terdapat keterbatasan-keterbatasannya.
Bumi adalah tempat tinggal manusia yang sudah dipenuhi dengan segala apa yang menjadi kebutuhan manusia, sumberdaya alam yang melimpahpun lama-kelamaan akan cepat habis apabila manusia tidak bisa mengolahnya dengan baik dan tidak bisa mensyukurinya. Ingat lumpur lapindo yang sampai sekarang belum terselesaikan ini menunjukkan bahwa bumi sedang menuju kepada kehancuran.
“Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian dimuka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu sumber kehidupan, Amat sedikitlah kamu bersyukur”.

Alhamdulillahhirobil’alamiiin

Oleh: Mohamad Woko

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s